Selasa, 27 Maret 2018

Musik Kecapi Jawa Barat dan seluk beluknya




#SELAMAT MALAM PARA KAWAN#
(Menyimak info sekitar Alat Musi Kecapi)
____________________________________________________________














__________________

Kata Pengantar
__________________

Para kawan dimanapun berada...!

"Kecapi Oban Tuson" adalah istilah Tanah Batak yang artinya
"Kecap bawa ke sini". Kecap NO.1 itu maksudnya atau kecap
pemanis pengasin itu.

Sungguh tidak mungkin, akan dibawa orang Batak "Kecapi"
sebagaimana kecap-nya orang Jawa Barat.

Begitupun...!

Kecapi Jawa Barat ini sudah cukup populer keberadaannya
sekarang ini di Tanah Batak umumnya di Sumatra Utara.

Karena itu, jika ada pertanyaan atau pernyataan "Kecapi oban
tuson", maka jawabannya, "Kecapi yang mana maksudnya...?"

Apakah kecap pemanis dan pengasin itu...?

..atau...

Kecapi yang menghasilkan bunyi-bunyi indah itu.

Para kawan dimanapun berada...!

Lupakan Tanah Batak Sumatra Utara dan mari kita ke Jawa Barat,
melihat dan menyimak-nyimak, menikmati kecapi-nya orang itu,
orang jawa barat itu.

Selamat menyimak...!

________________________________

Sekilas info tentang Kecapi
________________________________









Kacapi merupakan alat musik Sunda yang dimainkan sebagai alat
musik utama dalam Tembang Sunda atau Mamaos Cianjuran dan
kacapi suling.



















Ket :
Rincian unsur nada dalam sebuah kacapi parahu.

Kata kacapi dalam bahasa Sunda juga merujuk kepada tanaman sentul,
yang dipercaya kayunya digunakan untuk membuat alat musik kacapi.


* Bentuk

Kacapi parahu adalah suatu kotak resonansi yang bagian bawahnya
diberi lubang resonansi untuk memungkinkan suara keluar.

Sisi-sisi jenis kacapi ini dibentuk sedemikian rupa sehingga
menyerupai perahu. Pada masa lalu, kacapi ini dibuat langsung
dari bongkahan kayu dengan memahatnya.



















Ket :
Kacapi indung dan kacapi rincik.

Kacapi siter merupakan kotak resonansi dengan bidang rata yang
sejajar. Serupa dengan kacapi parahu, lubangnya ditempatkan
pada bagian bawah. Sisi bagian atas dan bawahnya membentuk
trapesium.







Untuk kedua jenis kacapi ini, tiap dawai diikatkan pada suatu
sekrup kecil pada sisi kanan atas kotak. Mereka dapat ditala
dalam berbagai sistem: pelog, sorog/madenda, atau salendro.

Saat ini, kotak resonansi kacapi dibuat dengan cara mengelem
sisi-sisi enam bidang kayu.

* Fungsi








Kacapi indung dan kacapi rincik.
Menurut fungsinya dalam mengiringi musik, kacapi dimainkan sebagai:

Kacapi indung atau kacapi induk
Kacapi rincik atau kacapi anak
Kacapi indung[sunting | sunting sumber]
Kacapi indung memimpin musik dengan cara memberikan intro, bridges,
dan interlude, juga menentukan tempo. Untuk tujuan ini,
digunakan sebuah kacapi besar dengan 18 atau 20 dawai.

* Kacapi rincik

Kacapi rincik memperkaya iringan musik dengan cara mengisi ruang
antar nada dengan frekuensi-frekuensi tinggi, khususnya dalam
lagu-lagu yang bermetrum tetap seperti dalam kacapi suling atau
Sekar Panambih. Untuk tujuan ini, digunakan sebuah kacapi yang
lebih kecil dengan dawai yang jumlahnya sampai 15.

* Penalaan dan notasi




















Ket :
Rincian pawn-bridges pada sebuah kacapi parahu.


Kacapi menggunakan notasi degung. Notasi ini merupakan bagian
dari sistem heptachordal pelog. Lihat tabel berikut:

Pelog degung Sunda Pelog Jawa
1 (da) 6
2 (mi) 5
3 (na) 3
4 (ti) 2
5 (la) 1

________________

Penutup
________________






Demikian infonya para kawan sekalian...!

...dan...

Berikut salah satu Kecapi Tanah Batak Angkola dengan Merek
Ini-lah Kecapi atau On do Kecapi.

Karena itu...!

Jika anda orang Jawa Barat, jangan sakit hati, "Jika Kecapi bagi
kami bukanlah kecapi Cle'an itu". Karena kecapi kami ada "ondo
Kecap / inilah kecapi itu, yang lain tak ada yang kecapi.


Selamat malam...!


http://angkolafacebook.blogspot.co.id/2016/03/kecap-salak-sidempuan-dalam-merk-on-do.html



















________________________________________________________
Cat :









Tidak ada komentar:

Posting Komentar